

Tak semua business travelers punya waktu banyak usai mengikuti meeting, convention, atau exhibition di sebuah destinasi. Namun, biasanya mereka akan tetap menyisihkan waktunya untuk eksplorasi destinasi, setidaknya selama setengah hari.
Berikut ini beberapa alternatif tempat menarik yang dapat disambangi ketika melakukan business trip atau menyelenggarakan acara di Yogyakarta. Semuanya tempat ini dapat dieksplorasi dengan waktu kurang lebih enam jam.
Paket pertama bertajuk Heritage Tour of Yogyakarta. Kotagede yang terletak sekitar 5 kilometer dari pusat merupakan tujuan utama di trip yang ditawarkan kepada peserta dan delegasi ASEAN Tourism Forum 2023. Peserta akan dibawa menengok bekas ibukota Kerajaan Mataram yang tersohor dengan kerajinan peraknya.
Tempat menarik di kawasan ini di antaranya Masjid Agung Kotagede yang dibangun pada 1640. Meskipun berdiri pada masa kejayaan Mataram (Islam), namun uniknya, arsitektur masjid tertua di Yogyakarta ini masih kental bernuansa Hindu-Budha.
Di sebelah masjid terdapat beberapa makam raja-raja Mataram. Untuk dapat berziarah, para pria diwajibkan mengenakan pakaian abdi dalem dan wanita diwajibkan menggunakan kain jarik atau kemben yang dapat disewa di lokasi.
Tak jauh dari Masjid Agung, sekitar 10 menit berjalan kaki, terdapat Situs Watu Gilang, yang dipercaya oleh masyarakat lokal sebagai tempat bersemedi raja pertama Mataram (Islam) Panembahan Senopati. Eksplorasi perkampungan di Kotagede juga menjadi daya tarik tersendiri.
Nuansa tata kota zaman kerajaan Mataram Islam masih terasa kental. Beberapa bangun kuno sisa peninggalan masa kejayaan kerajaan menciptakan kesan magis ketika bertandang ke tempat ini.
Puas menjelajahi Kotagede, destinasi berikutnya sebelum kembali ke hotel adalah HeHa Sky View. Tempat yang sedang populer di Yogyakarta ini menawarkan lanskap kota dari pucuk ketinggian. Di sini peserta dapat menikmati keindahan mentari yang tergelincir ke cakrawala sambil menyantap hidangan makan malam.
Ada juga paket yang mengusung tema Discovering The Heart of Yogyakarta. Kawasan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat merupakan tempat yang tak boleh dilewatkan ketika bertandang ke Yogyakarta. Dibangun pada 1775, di tempat inilah Sri Sultan tinggal dan melakukan rutinitas pekerjaannya memimpin Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.
Di sekitar keraton terdapat banyak bangunan kuno peninggalan masa kolonial yang beberapa di antaranya telah beralih fungsi menjadi perkantoran, restoran dan cafe namun tetap mempertahankan rupa lamanya. Destinasi ini pun cocok untuk para pecinta fotografi atau pun yang punya hobi swafoto.
Tak jauh dari keraton juga terdapat Benteng Vredeburg yang dibangun pada abad 18 oleh Sultan Hamengku Buwono I. Berlokasi di Jalan Malioboro yang fenomenal di kalangan turis, Benteng Vredeburg ditetapkan sebagai Museum Khusus Perjuangan Nasional pada 1992.
Alternatif tema menarik yang ditawarkan adalah Explore Nature of Yogyakarta. Selain seni budaya, kuliner, dan heritage, Yogyakarta juga mengoleksi potensi wisata alam yang berlimpah. Salah satunya mengunjungi Merapi Farma Herbal di kaki Gunung Merapi. Di tempat ini turis dapat menyaksikan dan mengalami sendiri proses pembuatan Jamu Godog Kaliurang.
Dalam paket ini, delegasi ATF 2023 juga diajak mengunjungi Museum Ulen Sentalu yang banyak menyimpan peninggalan kerajaan Mataram seperti lukisan, alat musik, kain batik, dan beberapa koleksi lainnya.
Itulah beberapa ragam aktivitas menarik yang dirasakan oleh para delegasi ATF 2023. Program tur itu juga dapat Anda nikmati atau rekomendasikan kepada klien bisnis, usai mengikuti perhelatan MICE di Yogyakarta.
ENGLISH
Half-Day Tours in Yogyakarta
Not all business travelers have plenty of time after attending a meeting, convention or exhibition in a destination. However, usually they will still set aside time to explore the location, at least for half a day.
Here are some alternative places of interest to visit when doing a business trip or organizing an event in Yogyakarta. All of these places can be explored in approximately six hours.
The first package is titled Heritage Tour of Yogyakarta. Kotagede, located about 5 kilometers from the center, is the main destination in the trip offered to participants and delegates of the ASEAN Tourism Forum 2023. Participants will be taken to see the former capital of the Mataram Kingdom, which is famous for its silver handicrafts.
Points of interest in the neighborhood include the Kotagede Great Mosque whose architecture is influenced by Hindu culture, the tombs of Mataram kings, the Watu Gilang Site, and the toponymic villages that still retain the city layout of the Mataram Kingdom era.
After Kotagede, the next destination before heading back to the hotel is HeHa Sky View. This popular spot in Yogyakarta offers a bird's eye view of the city. Here, participants can enjoy the sunset while eating dinner.
There is also a package with the theme Discovering The Heart of Yogyakarta. The Ngayogyakarta Hadiningrat Palace area is a place that should not be missed when visiting Yogyakarta. Built in 1775, this is where Sri Sultan lives and does his routine work leading the Ngayogyakarta Sultanate.
Not far from the palace there are also interesting historical buildings to visit such as the Sono Budoyo Museum, Fort Vredebrug Fort, Beringharjo Market, and Malioboro Street which is phenomenal among tourists.
An interesting alternative theme that can be offered is Explore Nature of Yogyakarta. In addition to cultural, culinary and heritage arts, Yogyakarta also has an abundance of natural tourism potential. The area is at the foot of Mount Merapi. One of them is visiting Merapi Farma Herbal. In this place, tourists can witness and experience the process of making Jamu Godhok Kaliurang. In addition, visit the Ulen Sentalu Museum which has many batik cultural relics of the Mataram kingdom.
In this package, the ATF 2023 delegates were also invited to visit the Ulen Sentalu Museum which holds many relics of the Mataram kingdom such as paintings, musical instruments, batik cloth, and several other collections.
Those are some of the interesting activities experienced by the ATF 2023 delegates. You can also enjoy the tour program or recommend it to your business clients after attending the MICE event in Yogyakarta.