

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf menggelar Southeast Asia Business Event Forum (SEABEF) pada 3 Februari 2023 di Yogyakarta, yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan ASEAN Tourism Forum (ATF).
Selain meningkatkan kolaborasi sektor MICE di Asia Tenggara, dan menjajaki peluang ASEAN sebagai single destination for MICE, SEABEF juga dijadikan momentum pencanangan komitmen Indonesia dalam menerapkan green meeting.
Kesadaran menerapkan konsep green meeting ini sejalan dengan komitmen negara anggota ASEAN untuk meminimalisir dampak lingkungan dari perhelatan sebuah kegiatan pertemuan. Pasalnya, kegiatan meeting yang diselenggarakan oleh Sekretariat ASEAN setiap tahunnya mencapai lebih dari 1.000 kegiatan, mulai dari skala puluhan hingga ratusan peserta.
Penerapan green meeting bagi pelaku MICE mengacu pada ASEAN Guidelines On Green Meeting. Beberapa elemen dalam green meeting itu meliputi penggunaan hotel atau tempat acara, transportasi, food and beverage, dokumen dan material, serta pengelolaan limbah.
Pertimbangan dalam menentukan hotel dan tempat acara misalnya, sebaiknya memilih hotel yang memiliki paket green meeting dan mengantongi sertifikat di bidang lingkungan seperti green building, ASEAN Green Hotel Standard, dan environmental management system (EMS). Selain itu, jarak lokasi acara dengan hotel sebaiknya juga dapat ditempuh dengan berjalan kaki.
Pemilihan transportasi - jika harus terbang - dianjurkan memilih penerbangan langsung untuk mengurangi emisi karbon, menggunakan transportasi publik ketika tiba di destinasi atau menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
Penyajian makanan sebaiknya mengurangi penggunaan kertas, tidak menggunakan air dalam kemasan botol plastik, serta memilih bahan baku organik.
Pelaku MICE juga dapat memanfaatkan perkembangan teknologi dalam mendistribusikan materi seminar (paperless), meminimalisir dekorasi ruangan, dan menggunakan peralatan yang hemat energi.
Kelestarian lingkungan merupakan sebuah keniscayaan yang tak dapat ditawar guna memastikan keberlanjutan sektor MICE di kawasan ASEAN pada masa mendatang.
ENGLISH
The Ministry of Tourism and Creative Economy Pushes for Green Meetings
The Deputy Minister for Tourism Product and Events held the Southeast Asia Business Event Forum (SEABEF) on February 3, 2023 in Yogyakarta, which is one of a series of ASEAN Tourism Forum (ATF) activities.
In addition to increasing collaboration in the MICE sector in Southeast Asia and exploring opportunities for ASEAN to become a single destination for MICE, SEABEF also served as a momentum to declare Indonesia's commitment to implementing green meetings.
The awareness of implementing the green meeting concept is in line with the commitment of ASEAN member countries to minimize the environmental impact of holding meetings. This is because meeting activities organized by the ASEAN Secretariat annually reach more than 1,000 activities, ranging in scale from tens to hundreds of participants.
The implementation of green meetings for MICE industry players refers to the ASEAN Guidelines On Green Meetings. Some of the elements in the green meeting include the use of hotels or event venues, transportation, food and beverage, documents and materials, and waste management.
When choosing hotels and event venues, for example, it is better to choose hotels that have green meeting packages and have environtment-related certificates such as green building, ASEAN Green Hotel Standard, and environmental management system (EMS). In addition, the distance between the event location and the hotel should also be within walking distance.
Transportation option - if by plane - should be direct flights to reduce carbon emissions and use public transportation or environmentally friendly vehicles upon arrival.
In terms of food presentation, it’s best to use less paper, avoid serving water in plastic bottles, and choose organic raw materials.
MICE industry players can also take advantage of technological developments in distributing seminar materials (paperless), minimizing room decoration, and using energy-efficient equipment.