

Pada acara penutupan ASEAN Tourism Forum 2023, turut diselenggarakan ASEAN Tourism Award 2023 di Marriot Hotel Yogyakarta, 5 Februari 2023.
ASEAN Tourism Award adalah sebuah bentuk apresiasi atas upaya yang dilakukan pelaku pariwisata untuk menghadirkan destinasi wisata yang unggul dan berkualitas sehingga diharapkan ASEAN akan mampu menjadi single destination.
Indonesia berhasil meraih 20 penghargaan dalam empat kategori, yaitu The 2nd ASEAN Public Toilet Award 2023-2024, The 2nd ASEAN Spa Service Award 2023-2025, The 3rd ASEAN Community Based Tourism Award 2023-2025, dan The 4th ASEAN Homestay Award 2023-2025. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno kepada para pemenang sesaat sebelum upacara penutupan ATF 2023.
Berikut ini daftar lengkap pemenang ASEAN Tourism Award dari Indonesia untuk masing-masing kategori.
The 2nd ASEAN Public Toilet Award 2023-2024
ASEAN Public Toilet Award diberikan bagi toilet publik yang memenuhi empat kriteria standar, yaitu desain dan sistem manajemen lingkungan, amenitas dan fasilitas, kebersihan, serta keamanan.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta berada di peringkat pertama penerima The 2nd ASEAN Public Toilet Award 2023-2024. Pada 2022, toilet di Bandara Soekarno-Hatta juga telah dinilai dan diaudit oleh Asosiasi Toilet Indonesia (ATI). Hasilnya, toilet di Terminal 3 mendapat kategori Bintang 4 Gold sebagai penghargaan tertinggi, lalu toilet di Terminal 1 dan Terminal 2 mendapat kategori Bintang 4 Silver. Adapun jumlah toilet di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 132 unit yang ada di area domestik dan internasional, terdiri dari 66 toilet pria dan 66 toilet wanita.
Para penerima penghargaan lainnya untuk peringkat kedua sampai kelima secara berturut-turut adalah Bali Safari and Marine Park, Desa Wisata Adat Sasak Ende (Sade), Pantai Kuta, dan The Berawa.
The 2nd ASEAN Spa Service Award 2023-2025
Penghargaan ini diberikan kepada penyedia jasa spa yang memenuhi standar profesional operasional spa, yaitu dari segi tempat, pelayanan, pekerja, produk, perlengkapan, manajemen, dan lingkungannya.
Gaya Spa Wellness Wolter Monginsidi yang berada di Jakarta Selatan berhasil meraih peringkat pertama The 2nd ASEAN Spa Service Award 2023-2025. Gaya Spa merupakan salah satu penyedia spa dengan pilihan treatment dari beragam etnik Indonesia, antara lain Bakera Minahasa Ethnowellness dari Minahasa, Sulawesi Utara; Batangeh Minang Wellness Package dari Minang, Sumatra Barat; Batimung Banjar Wellness Package dari masyarakat Banjar, Kalimantan Selatan; Bedda Lotong Bugis Ethnowellness dari Bugis, Sulawesi Selatan; Boreh Bali Ethnowellness dari Bali; Martup Batak Wellness Package dari Sumatra Utara; So’oso Madura Ethnowellness dari Madura; serta Tangas Betawi Ethno Wellness dari masyarakat Betawi.
Pemenang kedua sampai kelima untuk kategori ini secara berurutan adalah Ayana Resort Bali, Revivo Wellness Resort Bali, Acqua Spa JHL Solitaire Hotel Gading Serpong, dan Apurva Spa Kempinski Bali.
The 3rd ASEAN Community Based Tourism Award 2023-2025
ASEAN Community Based Tourism Award diberikan kepada desa wisata atau wilayah yang telah menerapkan 10 kriteria standar, yaitu:
1. Melibatkan dan memberdayakan masyarakat dalam mengambil keputusan dan menentukan kebijakan.
2. Membangun kerja sama dengan pihak-pihak terkait.
3. Terdaftar dan mendapat pengakuan dari lembaga yang berwenang.
4. Meningkatkan kesejahteraan sosial dan kualitas hidup.
5. Menciptakan sistem kerja sama yang transparan dan adil.
6. Mendorong penggunaan pemasok setempat.
7. Menghormati dan menjaga identitas lokal, budaya, dan tradisi.
8. Mempromosikan praktik-praktik ramah lingkungan.
9. Menghargai perbedaan budaya.
10. Bertujuan agar dapat mandiri secara finansial.
Desa Wisata Pentingsari yang berada di Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi peringkat pertama yang menerima penghargaan ini. Desa Wisata Pentingsari berlokasi di lereng gunung Merapi dengan jarak hanya 12,5 km dari puncak gunung Merapi dan 22,5 km dari pusat Kota Yogyakarta.
Visi dan misi Desa Wisata Pentingsari adalah memberdayakan ekonomi dan sosial budaya masyarakat dengan tetap menjaga kearifan lokal. Mengangkat tema “Desa Wisata Alam, Budaya, dan Pertanian yang Berwawasan Lingkunganâ€, pengembangan Desa Wisata Pentingsari diarahkan pada upaya-upaya pelestarian alam dan lingkungan secara berkelanjutan dengan tetap menjaga nilai luhur kehidupan sosial budaya pedesaan.
Desa wisata lainnya yang turut menerima penghargaan The 3rd ASEAN Community Based Tourism Award 2023-2025 adalah Desa Wisata Pemuteran di Kabupaten Buleleng, Bali, sebagai peringkat kedua; Desa Wisata Wae Rebo di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, sebagai peringkat ketiga; Desa Wisata Tamansari di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai peringkat keempat; dan Desa Wisata Silokek di Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, sebagai peringkat kelima.
The 4th ASEAN Homestay Award 2023-2025
Penghargaan ASEAN Homestay Award diberikan kepada homestay yang telah menerapkan standar terbaik dilihat dari segi tuan rumahnya, akomodasi, aktivitas yang ditawarkan, keautentikan, manajemen, lokasi, keamanan dan keselamatan, pemasaran, dan penerapan prinsip berkelanjutan.
Desa Wisata Ngilngof yang berada di Kecamatan Manyeu, Kabupaten Maluku Tenggara, menjadi yang teratas dalam penghargaan The 4th ASEAN Homestay Award 2023-2025. Desa Wisata Ngilngof terkenal akan Pantai Ngurbloat yang memiliki butiran pasir putih sangat halus.
Homestay di Desa Wisata Ngilngof mayoritas berupa cottage. Desa Wisata Ngilngof memiliki 57 cottage yang terbagi atas 42 homestay di lokasi wisata pantai Ngurbloat dan 15 lainnya berada di area permukiman warga.
Para penerima penghargaan The 4th ASEAN Homestay Award 2023-2025 lainnya adalah Desa Wisata Dieng Kulon di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, sebagai peringkat kedua; Desa Wisata Nusa di Kabupaten Aceh Besar, Aceh, sebagai peringkat ketiga; Desa Wisata Malangga di Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, sebagai peringkat keempat; dan Desa Wisata Undisan di Kabupaten Bangli, Bali, sebagai peringkat kelima.
ENGLISH
Indonesia Received 20 Awards in ASEAN Tourism Award 2023
At the closing ceremony of the ASEAN Tourism Forum 2023, the ASEAN Tourism Award 2023 was also held at the Marriot Hotel Yogyakarta, February 5, 2023. The ASEAN Tourism Award is a form of appreciation for the efforts made by tourism actors to present superior and quality tourist destinations so that it is hoped that ASEAN will be able to become a single destination.
Indonesia won 20 awards in four categories, namely The 2nd ASEAN Public Toilet Award 2023-2024, The 2nd ASEAN Spa Service Award 2023-2025, The 3rd ASEAN Community Based Tourism Award 2023-2025, and The 4th ASEAN Homestay Award 2023-2025. The awards were presented directly by Tourism and Creative Economy Minister Sandiaga Uno to the winners shortly before the ATF 2023 closing ceremony.
Here is the complete list of ASEAN Tourism Award winners from Indonesia for each category.
The 2nd ASEAN Public Toilet Award 2023-2024
The ASEAN Public Toilet Award is given to public toilets that meet four standard criteria, namely design and environmental management systems, amenity and facilities, cleanliness, and safety.
Soekarno-Hatta International Airport is ranked as the first recipient of The 2nd ASEAN Public Toilet Award 2023-2024. In 2022, toilets at Soekarno-Hatta Airport were also assessed and audited by the Indonesian Toilet Association (ATI). As a result, toilets in Terminal 3 received the 4 Gold Star category as the highest award, then toilets in Terminal 1 and Terminal 2 received the 4 Silver Star category. The number of toilets in Terminal 3 of Soekarno-Hatta Airport is 132 units in the domestic and international areas, consists of 66 male toilets and 66 female toilets.
Other awardees for second to fifth place are Bali Safari and Marine Park, Sasak Ende Traditional Tourism Village (Sade), Kuta Beach, and The Berawa.
The 2nd ASEAN Spa Service Award 2023-2025
This award is given to spa service providers that meet the professional standards of spa operations, namely in terms of place, service, workers, products, equipment, management, and environment.
Gaya Spa Wellness Wolter Monginsidi in South Jakarta won the first place in The 2nd ASEAN Spa Service Award 2023-2025. Gaya Spa is one of the spa providers with treatment options from various Indonesian ethnicities, including Bakera Minahasa Ethnowellness from Minahasa, North Sulawesi; Batangeh Minang Wellness Package from Minang, West Sumatra; Batimung Banjar Wellness Package from Banjar community, South Kalimantan; Bedda Lotong Bugis Ethnowellness from Bugis, South Sulawesi; Boreh Bali Ethnowellness from Bali; Martup Batak Wellness Package from North Sumatra; So'oso Madura Ethnowellness from Madura; and Tangas Betawi Ethno Wellness from Betawi community.
The second to fifth winners for this category are Ayana Resort Bali, Revivo Wellness Resort Bali, Acqua Spa JHL Solitaire Hotel Gading Serpong, and Apurva Spa Kempinski Bali, respectively.
The 3rd ASEAN Community Based Tourism Award 2023-2025
The ASEAN Community Based Tourism Award is given to tourist villages or regions that have implemented 10 standard criteria, namely:
1. Involving and empowering the community in decision-making and policy-making.
2. Establish cooperation with related parties.
3. Registered and recognized by an authorized institution.
4. Improve social welfare and quality of life.
5. Creating a transparent and fair cooperation system.
6. Encourage the use of local suppliers.
7. Respect and maintain local identity, culture and tradition.
8. Promote environmentally friendly practices.
9. Appreciate cultural differences.
10. Aim for financial independence.
Pentingsari Tourism Village in Cangkringan, Sleman Regency, Yogyakarta Special Region, was the first to receive this award. Pentingsari Tourism Village is located on the slopes of Mount Merapi with a distance of only 12.5 km from the peak of Mount Merapi and 22.5 km from the center of Yogyakarta.
The vision and mission of Pentingsari Tourism Village is to empower the economy and socio-culture of the community while maintaining local wisdom. With the theme "Nature, Culture, and Agriculture Tourism Village with Environmental Awareness", the development of Pentingsari Tourism Village is directed at efforts to preserve nature and the environment in a sustainable manner while maintaining the noble values of rural socio-cultural life.
Other tourism villages that also received the 3rd ASEAN Community Based Tourism Award 2023-2025 were Pemuteran Tourism Village in Buleleng Regency, Bali, as second place; Wae Rebo Tourism Village in Manggarai Regency, East Nusa Tenggara, as third place; Tamansari Tourism Village in Banyuwangi Regency, East Java, as fourth place; and Silokek Tourism Village in Sijunjung Regency, West Sumatra, as fifth place.
The 4th ASEAN Homestay Award 2023-2025
The ASEAN Homestay Award is given to homestays that have implemented the best standards in terms of host, accommodation, activities offered, authenticity, management, location, security and safety, marketing, and implementation of sustainable principles.
Ngilngof Tourism Village in Manyeu Sub-district, Southeast Maluku Regency, came out on top in The 4th ASEAN Homestay Award 2023-2025. Ngilngof Tourism Village is famous for Ngurbloat Beach which has very fine white sand grains.
The majority of homestays in Ngilngof Tourism Village are cottages. Ngilngof Tourism Village has 57 cottages, divided into 42 homestays at the Ngurbloat beach tourist site and 15 others in residential areas.
The other awardees of The 4th ASEAN Homestay Award 2023-2025 are Dieng Kulon Tourism Village in Banjarnegara Regency, Central Java, as the second winner; Nusa Tourism Village in Aceh Besar Regency, Aceh, as the third winner; Malangga Tourism Village in Toli-Toli Regency, Central Sulawesi, as the fourth winner; and Undisan Tourism Village in Bangli Regency, Bali, as the fifth winner.