

Jangan biarkan perjalanan bisnis di Yogyakarta hanya berlalu dengan berdiam di kamar hotel. Pasalnya, kota ini menawarkan berbagai aktivitas seru yang bisa menjadi cara menyegarkan pikiran dan healing setelah serangkaian meeting yang padat.
Selain dikenal sebagai kota wisata alam, budaya, dan sejarah yang lengkap, Yogyakarta juga merupakan salah satu kota yang kerap menjadi destinasi MICE Tourism (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition), baik berskala nasional hingga internasional. Tak hanya soal kelengkapan sarana dan prasarana, tapi juga berbagai aktivitas menarik yang bisa menjadi alasan bagi para business traveler untuk tinggal lebih lama di Yogyakarta.
Kota Yogyakarta menawarkan kenyamanan bagi business traveler berkat kehangatan masyarakat, kemudahan akses transportasi, serta pilihan akomodasi berkualitas menjadikan Yogyakarta sebagai destinasi ideal untuk bekerja sambil menikmati suasana kota. Daya tarik wisata yang kaya akan seni budaya, keragaman objek, hingga pilihan tempat rekreasi yang luas akan memberikan pengalaman bleisure tourism yang lebih berkesan.
Berikut deretan aktivitas seru yang dapat dilakukan business traveler di luar jam kerja di Yogyakarta:
Membatik bersama Pengrajin Lokal
Bukan sekadar kota batik, Yogyakarta dinobatkan sebagai “Kota Batik Dunia†oleh World Craft Council (WCC) pada 2014. Hal ini tentunya dilatarbelakangi dengan batik-batik khas Yogyakarta yang memiliki corak autentik dan warna klasik, serta menyimpan nilai filosofis.
Dengan adanya titel tersebut, memasukkan belajar membatik ke dalam salah satu rangkaian business trip selama di Yogyakarta adalah pilihan tepat. Satu tempat belajar membatik langsung dengan pengrajin lokal yang bisa dikunjungi berada di Kampung Batik Giriloyo. Kampung batik ini merupakan pusat produksi batik tulis terbesar di Yogyakarta.
Membuat Tembikar
Tak melulu membatik, business traveler juga bisa mengisi waktu luang di jam meeting untuk mengikuti pottery class, atau kegiatan membuat kerajinan tangan dari tanah liat selama business trip di Yogyakarta. Salah satu tempat membuat keramik yang bisa didatangi adalah di MuseumKu Gerabah, yang berlokasi Desa Wisata Kasongan, Bantul. Di tempat ini, para business traveler bisa belajar membuat gerabah secara langsung dari pengrajin asal Desa Wisata Kasongan. Setelah jadi, hasil kerajinan tangan tersebut juga bisa langsung dibawa pulang dan dijadikan oleh-oleh atau sebagai dekorasi di rumah.
Blusukan di Kotagede
Blusukan juga bisa menjadi aktivitas seru setelah pertemuan bisnis selama beberapa hari di Yogyakarta. Tak melulu ke desa wisata, kegiatan healing sambil blusukan bisa dilakukan di kawasan Kotagede yang kental akan wisata sejarah. Mengingat, Kotagede dahulunya merupakan ibu kota Kerajaan Mataram Islam, serta menyimpan banyak peninggalan arkeologis yang masih berdiri kokoh hingga saat ini, seperti satu di antaranya Masjid Gede Mataram.
Selain blusukan, delegasi dan tamu VVIP pun berkesempatan untuk melihat kerajinan perak secara langsung. Bahkan, dapat berkesempatan belajar langsung membuat kerajinan dari perak sendiri yang dipandu para seniman lokal Kotagede.
Bersepeda Menjelajahi Pedesaan
Aktivitas seru yang menarik dicoba selama business trip di Yogyakarta lainnya dengan healing menjelajahi pedesaan sambil bersepeda menggunakan ontel. Tidak perlu khawatir, karena saat ini banyak penyedia jasa yang menawarkan penyewaan sepeda ontel untuk berkeliling desa-desa wisata di Yogyakarta, termasuk pilihan rute yang menarik lengkap dengan kegiatan yang bisa dilakukan.Business traveler bisa merasakan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal dengan menjelajahi pedesaan di Kulon Progo yang masih sangat “asli†dan terjaga keindahan alamnya. Belum lagi, wisatawan juga berkesempatan untuk menjajal kuliner lokal, seperti geblek atau tempe benguk, atau live in bersama masyarakat lokal di desa tersebut.
Melihat Ramayana Ballet Prambanan
Apabila memiliki waktu luang untuk tinggal lebih lama di Yogyakarta, pastikan untuk menyempatkan singgah ke kawasan Candi Prambanan di malam hari. Karena ada pertunjukan Ramayana Ballet dengan panggung terbuka berlatar belakang Candi Prambanan yang megah. Sehingga menciptakan suasana malam yang magis dan menakjubkan.Hanya saja, pertunjukan Ramayana Ballet Prambanan tidak berlangsung setiap hari. Bagi para business traveler disarankan memantau kabar terbaru melalui Instagram @ramayanaprambanan, dan melakukan reservasi secara daring karena kuota tiket terbatas setiap harinya.
Wisata Kuliner di Wijilan
Liburan ke Yogyakarta kurang lengkap tanpa berburu kuliner. Salah satu kawasan wisata kuliner yang wajib dikunjungi adalah Jl. Wijilan, atau tepatnya di sebelah timur Alun-alun Utara atau sisi selatan Plengkung Wijilan. Sebagai sentra penjualan gudeg, para delegasi dan tamu VVIP dapat menemukan deretan warung-warung gudeg yang tersebar sepanjang Jalan Wijilan.
Jenis gudeg yang terkenal di Wijilan adalah gudeg kering. Berbeda dengan gudeg basah yang mengandung lebih banyak santan, Gudeg Khas Wijilan Yogyakarta jauh lebih kering dan tahan lama. Para business traveler pun bisa
membawa pulang gudeg dengan kemasan besek (anyaman bambu), menggunakan kendil (guci tanah liat yang dipanggang), hingga gudeg kemasan kaleng untuk oleh-oleh.